Kamu,
Tidurlah
Kau perlu rehat untuk esokmu yang bahagia
Untuk pagi dan lelah yang tak sia-sia
Ngaliyan, 28 April 2018
Pukul 12.33 pm
Kamu,
Tidurlah
Kau perlu rehat untuk esokmu yang bahagia
Untuk pagi dan lelah yang tak sia-sia
Ngaliyan, 28 April 2018
Pukul 12.33 pm
Aku masih menunggu
Menanti pastimu
Aku merasa
Tak satu pun tahu
Barangkali kamu juga seperti itu
Kau pulang dalam setiap waktu
Kau paling dalam setiap temu
Saat kaki saling berhadap
Dan mata saling tertaut
Aku tak lebih orang asing
Begitu caramu membiarkan aku membeku
Kita berlaku seakan tak pernah bersua
Sebelumnya
Ngaliyan, 27 April 2018
Aku, kamu; kita
Aku, kamu; air
Agaknya tak perlu saling mengejar
Cukup susuri sungai masing-masing
Kita;
pun nanti akan bertemu di laut.
Ngaliyan, 24 April 2018 pukul 12.31 am
Aku sudah terlalu panjang menceritakan pentingmu
Hingga kau bosan
Bahkan mereka-mereka pun muak
Lalu menutup kuping rapat-rapat
Aku tahu itu
Tak mengapa
Jika begitu
Maka akan kukatakan perihal hilang
Perihal hilang;
Hilangkan, mengilang, kehilangan
Dan hilangmu sekarang
Adalah kutuk yang membunuhku
:perlahan
Ngaliyan, 24 April 2018 pukul 12.09 am.
Kau akan menemukan Ibu dengan sayurannya
Dengan sekarung beras, telur ayam, kecap manis, ikan asin
Dan hal-hal yang bisa mengenyangkan perutmu
Juga memenuhi hatimu, tepatnya
Sebab ia punya sehari penuh cinta untuk setiap harinya
Sedang aku; betapapun rindunya
Ku hanya bisa menjelmakannya sebentuk doa
Dan merapalkannya penuh cinta
Ngaliyan, 18 April 2018 pukul 5.45 pm
*) Sekadar menghibur diri karena bosan bukan main saat mengikuti pembelajaran di kelas.